Suka Makanan Pedas? Cobain Oseng-oseng Bu Narti Yogyakarta

Apakah kamu adalah salah satu penggemar masakan pedas? Oseng-oseng mercon bu Narti
bisa menjadi salah satu rekomendasi kuliner yang cocok untukmu. Nasi putih yang dipadukan dengan menu khas super pedas ini akan meledak di mulutmu. Kelezatan makanan kikil dicampur dengan resep Bu Narti akan membuat siapa saja tidak mau berhenti untuk menggoyangkan lidahnya.

Harga Oseng Oseng Mercon Bu Narti 

Masakan khas  Kota Yogyakarta Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki ratusan pengunjung dalam setiap harinya. Kalau kamu ingin menikmati kelezatan masakan pedas di tempat ini, kamu harus rela mengantri cukup panjang. Banyak para pelanggan yang berdesak-desakan sambil mengelap peluh keringat karena mengantri untuk mencicipi Oseng- oseng mercon bu Narti.

Oseng-oseng mercon Bu Narti Yogyakarta Daerah Istimewa Yogyakarta buka setiap hari pukul 17.00 hingga pukul 23.00. Mercon dalam bahasa Indonesia berarti petasan. Nama kuliner ini diberikan bukan tanpa alasan. Makanan ini akan meledak di mulut dan membuat matamu melotot saking pedasnya.

Alamatnya berada di Daerah Kauman Yogyakarta. Namun, Bu oseng-oseng ini juga dijual di berbagai wilayah lain di Yogyakarta. Dilihat dari bentuk hidangannya, menu masakannya tidak memiliki ciri khas tersendiri. Namun jika kamu sudah menikmati rasanya, makanan ini bisa habis dalam sekejap.
Suka Makanan Pedas? Cobain Oseng-oseng Bu Narti Yogyakarta

Menu masakan super pedas ini dijual dengan harga 15 ribu per porsinya. Menu masakan tersebut dibuat dari kikil, gajih, kulit, dan tulang muda. Kalau orang Jogjakarta sih menyebutnya koyoran. Kalau kamu melihat secara sekilas, terlihat sajian makanannya begitu berminyak dengan kepungan irisan cabe yang menempel di koyoran. Jika Anda tidak suka pedas, maka akan terlihat mengerikan melihat menu ini.

Asal Usul Nama Oseng-Oseng Mercon

Menu khas ini sendiri sebenarnya merupakan sebuah masakan sandung lamur dan otot sapi. Masakan ini diracik menggunakan resep pedas dari cabai rawit. Perbandingan yang digunakan antara daging dan cabe adalah 5 dan 1. Maka, cita rasa yang akan dihasilkan pun begitu pedas.

Nama oseng-oseng mercon diberikan oleh seorang budayawan yang bernama Emha Ainun Najib alias Cak Nun. Dulunya, warung makan legendaris ini seringkali dikunjungi oleh para budayawan. Mereka yang datang seringkali memperbincangkan rasa pedas masakan bu Narti seperti mercon. Sebelum nama ini muncul, kebanyakan orang menyebut oseng-oseng mercon sebagai oseng-oseng bledek atau halilintar.

Menu Makanan di Warung Makan  Bu Narti

Oseng-oseng mercon bu Narti akan langsung membeku jika kamu tidak segera menyantapnya setelah disajikan. Maka, kamu benar-benar harus bergerak cepat ketika menyantap masakan pedas Bu Narti Yogya ini. Kalau kamu menyerah dengan menu pedas, kamu bisa mencoba sajian lain seperti ayam, lele, bahkan burung puyuh.

Ajaklah teman dan keluarga mulai dari menikmati indahnya kota Yogyakarta sambil menikmati oseng-oseng yang sangat pedas ini. Meskipun warung ini belum semewah restoran, namun tenda yang disediakan rupanya cukup membuat setiap pengunjungnya merasa nyaman. Warung yang sudah dibuka sejak tahun 1998 masih memiliki langganan yang sangat banyak mulai dari sekarang.

Bagi pecinta rasa pedas, menu masakan ini akan habis dalam waktu sekejap. Namun,banyak orang tidak bisa menghabiskan menu masakan ini karena tidak kuat dengan rasa pedasnya yang begitu menggelegar. Seporsi menu masakan rasanya memang terlalu banyak untuk dinikmati seorang diri. Oleh karena itu, kamu bisa mempertimbangkannya ketika memesan makanan ini.

Cobalah oseng-oseng mercon bu Narti ketika berkunjung ke Daerah Istimewa Jogjakarta. Jangan lupa, siapkanlah mentalmu sebelum mulai menikmatinya. Pastikan perut dalam kondisi yang sehat sehingga kamu tidak akan mengalami mulas di keesokan harinya.

ads

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copyright © Wisatamantul.com. All rights reserved.